Peacemaker (Christopher Smith) – Pahlawan yang Membunuh Demi Perdamaian

 

Peacemaker adalah vigilante kontroversial dari DC Comics yang rela membunuh demi perdamaian. Kenali asal-usul, ideologi ekstrem, serta perannya dalam Suicide Squad dan serial live-action yang menggemparkan.


Pahlawan super biasanya dikenal karena keinginannya untuk menegakkan keadilan tanpa menumpahkan darah. Namun, tidak demikian halnya dengan Peacemaker, tokoh unik dari DC Comics yang memiliki semboyan nyentrik:
“I cherish peace with all my heart. I don’t care how many men, women, and children I need to kill to get it.”

Christopher Smith, sang Peacemaker, adalah salah satu karakter antihero paling ekstrem dalam jagat DC. Ia percaya bahwa tujuan akhir, yaitu perdamaian dunia, bisa dibenarkan meski harus menggunakan kekerasan mematikan. Karakternya penuh kontradiksi—lucu, tragis, brutal, tapi juga jujur dan konsisten dalam misinya.

Popularitas Peacemaker melonjak berkat penampilannya dalam film The Suicide Squad (2021) karya James Gunn dan spin-off serial HBO Peacemaker (2022) yang memperdalam sisi psikologisnya.


Asal-Usul dan Sejarah Publikasi

Peacemaker awalnya bukan bagian dari DC Comics. Ia diciptakan oleh Joe Gill dan Pat Boyette dan debut dalam komik Fightin’ 5 #40 (1966), terbitan Charlton Comics. Saat DC Comics mengakuisisi Charlton pada 1980-an, Peacemaker menjadi bagian dari semesta DC.

Nama aslinya adalah Christopher Smith, seorang diplomat dan anak tentara yang memiliki trauma mendalam. Terobsesi dengan perdamaian dunia, Smith menggunakan kekuatan dan senjata untuk melenyapkan “ancaman terhadap perdamaian” dengan cara ekstrem.

Dalam versi awal, ia digambarkan sebagai vigilante teknologi tinggi dengan helm canggih, tapi seiring waktu karakternya menjadi lebih kompleks dan gelap.


Karakteristik dan Ideologi

Peacemaker bukan sekadar pahlawan bersenjata. Ia adalah simbol dari obsesi terhadap konsep perdamaian yang ekstrem dan berbahaya.

Beberapa ciri khas karakternya:

  • Idealis sampai titik gila: Ia percaya perdamaian adalah nilai tertinggi, bahkan jika harus dicapai dengan pembunuhan massal.

  • Tegang dan tak kenal kompromi: Dalam pikirannya, semua bentuk kekacauan harus dihancurkan demi kestabilan.

  • Trauma masa lalu: Smith memiliki sejarah kelam dengan ayahnya yang sadis (dalam versi live-action bernama Auggie Smith), yang membentuk kepribadiannya.

  • Berjiwa militeristik: Disiplin tinggi, fasih dalam strategi tempur, dan menggunakan berbagai senjata canggih.

Peacemaker sering kali bertindak lebih seperti penjahat daripada pahlawan, tapi niat awalnya berasal dari keinginan untuk menciptakan dunia yang lebih baik—dengan caranya sendiri.


Kekuatan dan Kemampuan

Peacemaker adalah manusia biasa tanpa kekuatan super, namun keahliannya dalam taktik tempur membuatnya menjadi lawan mematikan:

  1. Ahli senjata dan peledak
    Ia mampu menggunakan semua jenis senjata api dan bom, dan dikenal karena persenjataan beratnya.

  2. Hand-to-hand combat
    Peacemaker adalah petarung tangan kosong terlatih yang mampu mengalahkan banyak lawan dalam jarak dekat.

  3. Taktik militer dan strategi
    Ia sering memimpin misi lapangan dan memiliki kemampuan pengintaian serta infiltrasi.

  4. Helm dan perlengkapan canggih
    Helm Peacemaker bukan sekadar simbol—beberapa versi memiliki fungsi sonar, komunikasi, hingga kemampuan meledak atau menghasilkan energi khusus (dalam serial HBO, helmnya punya berbagai fungsi unik).


Peran dalam Komik DC

Setelah masuk ke DC Universe, Peacemaker muncul dalam berbagai judul, termasuk:

  • Blue Beetle: Ia menjadi bagian dari pasukan khusus yang berkaitan dengan agensi pemerintah rahasia.

  • Checkmate dan Suicide Squad: Smith direkrut sebagai bagian dari unit-unit bayangan yang menjalankan operasi hitam.

  • Doomsday Clock: Dalam semesta multiverse modern, Peacemaker bersinggungan dengan tokoh-tokoh utama DC.

Meski jarang menjadi karakter utama, Peacemaker sering digunakan sebagai alat untuk menggambarkan komentar sosial tentang militerisme, nasionalisme ekstrem, dan moralitas abu-abu dalam perang.


Versi Live-Action: The Suicide Squad dan Peacemaker (HBO)

Popularitas Peacemaker meledak berkat versi live-action yang diperankan oleh John Cena dalam:

📽 The Suicide Squad (2021)

  • Dalam film ini, Peacemaker menjadi bagian dari Task Force X, tim penjahat yang dikirim untuk menghancurkan proyek rahasia "Project Starfish".

  • Ia sempat tampak sebagai sekutu, tapi kemudian mengkhianati rekan-rekannya demi menyimpan dokumen rahasia—menunjukkan kesetiaannya pada “perdamaian” ala pemerintah.

  • Karakternya digambarkan kocak, sadis, dan tragis, dengan gaya khas James Gunn.

📺 Peacemaker (2022, HBO Max)

  • Serial ini menyelami trauma dan latar belakang Christopher Smith, termasuk hubungannya dengan ayahnya yang rasis dan sadis, serta beban moral atas tindakannya di masa lalu.

  • Ia bergabung dengan tim ARGUS untuk misi mengalahkan alien parasit “Butterflies”.

  • Serial ini sukses besar, memperlihatkan perpaduan antara aksi brutal dan drama psikologis, serta mengubah Peacemaker dari karakter pendukung ke bintang utama dengan kedalaman emosi.


Perubahan Karakter: Dari Monster ke Manusia

Salah satu kekuatan dari serial HBO adalah bagaimana karakter Peacemaker diperdalam. Dalam serial tersebut, kita melihat:

  • Ketidakseimbangan emosionalnya

  • Rasa bersalah dan trauma

  • Keinginan untuk benar-benar menjadi baik

  • Hubungan dengan timnya sebagai pengganti keluarga

Ini membuat Peacemaker lebih dari sekadar karakter kasar—ia menjadi figur manusiawi yang sedang mencari jalan menebus masa lalunya.


Kritik dan Simbolisme

Peacemaker sering digunakan oleh penulis sebagai kritik sosial terhadap militerisme dan politik agresif. Ia menggambarkan apa yang terjadi ketika:

  • Kekuatan dipakai tanpa empati

  • Idealisme berubah menjadi fanatisme

  • Tindakan baik dibenarkan dengan cara buruk

Peacemaker adalah cermin gelap dari superhero klasik, memaksa pembaca dan penonton bertanya: apakah tujuan baik benar-benar bisa membenarkan segala cara?


Potensi Masa Depan

Berkat popularitas versi John Cena, Peacemaker kini menjadi karakter besar dalam DCU. Beberapa peluang yang mungkin muncul:

  • Musim kedua serial Peacemaker (sudah diumumkan dalam pengembangan).

  • Crossover dalam film DC Universe baru karya James Gunn.

  • Tim-up dengan karakter antihero lain seperti Lobo, Deathstroke, atau Constantine.

  • Komik solo berkelanjutan yang menggali sisi psikologisnya lebih dalam.


Kesimpulan

Peacemaker (Christopher Smith) adalah salah satu antihero paling menarik di DC Comics. Dengan keyakinan ekstrem bahwa perdamaian layak diperjuangkan dengan kekerasan, ia berdiri di garis tipis antara pahlawan dan penjahat.

Karakternya membuktikan bahwa pahlawan tidak selalu benar, dan penjahat tidak selalu salah. Ia penuh kontradiksi, namun tetap memikat karena keberaniannya menghadapi luka batin dan mempertanyakan ulang arti "menyelamatkan dunia."