Dalam jagat DC Comics yang dipenuhi pahlawan dengan kekuatan kosmik, ilmu sihir, dan kemampuan metahuman, ada satu tokoh yang justru menonjol karena kesederhanaan, kebapakan, dan kecanggihan teknologi buatan manusia. Dia adalah Pat Dugan, pahlawan senior yang dikenal sebagai S.T.R.I.P.E., mitra sekaligus pelindung bagi putri sambungnya, Stargirl.
S.T.R.I.P.E. bukan sekadar karakter pendukung. Ia adalah simbol dedikasi, kesetiaan, dan warisan kepahlawanan lintas generasi dalam dunia DC. Dengan kecerdasannya sebagai mekanik dan pengalamannya sebagai pahlawan veteran, Pat menjadi garda belakang sekaligus figur ayah yang tegas dan penyayang.
Asal-Usul dan Latar Belakang
Pat Dugan pertama kali muncul sebagai karakter bernama Stripesy dalam Star-Spangled Comics #1 (1941), diciptakan oleh Jerry Siegel dan Hal Sherman. Pada masa itu, ia adalah sidekick dari seorang remaja pahlawan bernama Sylvester Pemberton alias Star-Spangled Kid—sebuah kebalikan dari pola umum pahlawan dan sidekick (biasanya yang muda menjadi sidekick).
Pat adalah seorang montir dan pengemudi handal yang menggunakan otot dan akal untuk membantu rekan mudanya bertarung melawan kejahatan, termasuk Nazi dan penjahat super pada masa Perang Dunia II.
Setelah era Golden Age berakhir, Pat Dugan sempat menghilang dari komik. Namun, ia dihidupkan kembali oleh Geoff Johns dalam serial Stars and S.T.R.I.P.E. (1999), kali ini sebagai ayah sambung dari Courtney Whitmore, remaja yang kelak menjadi Stargirl.
Dari Stripesy ke S.T.R.I.P.E.
Setelah Courtney menemukan sabuk kosmik dan mengambil identitas Star-Spangled Kid, Pat merasa bertanggung jawab untuk melindunginya. Ia kemudian merancang dan membangun sebuah armor robotik raksasa yang ia kendalikan secara langsung. Nama baru ini adalah:
S.T.R.I.P.E. – Special Tactics Robotic Integrated Power Enhancer
Dengan armor ini, Pat bisa bertarung setara dengan musuh-musuh super kuat yang biasanya dilawan Stargirl. Ia tidak hanya menjadi pelindung, tapi juga mentor dan figur ayah yang terus membimbing Courtney dalam memahami makna sebenarnya dari menjadi seorang pahlawan.
Desain dan Kemampuan Armor S.T.R.I.P.E.
S.T.R.I.P.E. adalah mecha suit bergaya retro-futuristik dengan fitur-fitur canggih. Beberapa fitur utama dari armor ini:
-
Kekuatan dan daya tahan tinggi: Memungkinkan Pat melawan musuh fisik seperti robot, monster, atau metahuman.
-
Senjata tempur: Termasuk rudal bahu, peluncur plasma, dan tangan hidrolik kuat.
-
Peningkatan sensorik: Sistem radar, night vision, dan alat pemantau taktis.
-
Fitur penerbangan: Dengan sistem jet di punggung dan kaki.
-
Sistem penyelamatan cepat: Untuk melindungi Stargirl saat dalam situasi bahaya mendesak.
Pat sendiri adalah ahli mekanik, jadi suit ini sering diperbarui dan disesuaikan dengan ancaman terbaru. Namun, ia tetap bergantung pada pengalaman dan akalnya, bukan hanya teknologi.
Hubungan dengan Stargirl
Salah satu elemen paling penting dalam karakter S.T.R.I.P.E. adalah hubungannya dengan Courtney Whitmore, sang Stargirl. Awalnya, Courtney adalah remaja pemberontak yang tidak menyukai Pat sebagai ayah sambung. Namun, seiring waktu, mereka membangun hubungan yang kuat berdasarkan kepercayaan dan rasa hormat.
Pat tidak hanya membantu Courtney melawan penjahat, tapi juga mengajarinya nilai tanggung jawab, disiplin, dan pentingnya etika dalam kepahlawanan. Dinamika keduanya sangat menyentuh dan sering menjadi inti emosional dalam berbagai cerita, baik di komik maupun adaptasi live-action.
Peran di Justice Society of America (JSA)
Sebagai mantan anggota All-Star Squadron dan Seven Soldiers of Victory, Pat Dugan memiliki kredibilitas sebagai pahlawan senior. Dalam era modern, meskipun ia lebih sering berada di latar belakang, Pat memainkan peran penting sebagai penasihat teknis dan logistik untuk Justice Society of America.
Ia sering membantu merancang markas, memperbaiki perlengkapan tempur, atau merancang strategi pertempuran. Pat adalah otak teknis di balik layar, dan perannya tak tergantikan—terutama dalam misi-misi besar.
Penampilan di Media Lain
S.T.R.I.P.E. mendapat sorotan luas berkat serial TV Stargirl (The CW/DC Universe, 2020), di mana ia diperankan oleh Luke Wilson. Dalam versi ini, Pat digambarkan sebagai ayah yang sangat protektif namun lembut, dan armor S.T.R.I.P.E. ditampilkan dengan visual spektakuler.
Serial ini menyoroti perjalanan emosional Pat dalam:
-
Menjadi orang tua dari remaja yang keras kepala.
-
Berusaha menjalani hidup normal setelah pensiun sebagai pahlawan.
-
Kembali mengenakan armor demi menyelamatkan kota (dan putrinya).
Penampilannya sangat diapresiasi karena menggabungkan aksi dan drama keluarga dengan cara yang hangat dan menyentuh.
Nilai dan Simbolisme
S.T.R.I.P.E. adalah simbol dari:
-
Perlindungan dan pengorbanan orang tua.
-
Pahlawan tanpa kekuatan super yang tetap relevan dan berguna.
-
Kepahlawanan berbasis akal dan pengalaman, bukan sekadar kekuatan.
-
Perpindahan generasi dalam dunia superhero.
Dalam banyak hal, Pat adalah perwakilan dari mereka yang tidak lagi muda atau populer, tapi tetap berdedikasi untuk menjaga generasi baru tetap aman dan terarah.
Potensi Masa Depan
S.T.R.I.P.E. memiliki banyak potensi untuk terus muncul dalam berbagai media:
-
Spin-off teknologis sebagai mentor bagi pahlawan muda lain yang berbasis teknologi (seperti Blue Beetle atau Cyborg).
-
Peran dalam tim dukungan Justice League atau JSA sebagai ahli teknik.
-
Serial animasi tentang duo ayah-anak bertema pahlawan dan mekanik.
-
Cameo dalam film DCEU, seperti proyek Justice Society.
Kesimpulan
S.T.R.I.P.E. (Pat Dugan) adalah salah satu karakter paling solid dalam semesta DC Comics. Ia bukan yang paling kuat atau paling cepat, tapi hatinya besar, pikirannya tajam, dan jiwanya adalah pelindung sejati. Ia mewakili generasi pahlawan lama yang tidak menyerah, yang tetap berdiri untuk melindungi generasi berikutnya meski dari balik bayangan.
Bagi banyak pembaca dan penonton, S.T.R.I.P.E. adalah bukti bahwa menjadi pahlawan tidak selalu tentang kekuatan, tapi tentang niat, keberanian, dan pengorbanan.

