Di dunia superhero, ada penjahat yang menakutkan, ada yang ikonik, dan ada pula yang... aneh. The Human Flying Fish termasuk dalam kategori terakhir. Dengan kostum seperti ikan bersirip dan kemampuan berenang super cepat serta melompat dari laut seperti ikan terbang, karakter ini mungkin terdengar seperti lelucon. Tapi di balik keanehannya, ada latar cerita yang menarik dan gambaran dari zaman keemasan komik DC yang berani mengeksplorasi ide-ide eksentrik.
Meski kini lebih dikenal sebagai bahan candaan penggemar, The Human Flying Fish adalah bagian dari sejarah Aquaman dan contoh menarik bagaimana komik bisa menjadi cerminan kreativitas yang tanpa batas — bahkan ketika hasilnya terdengar konyol.
Asal Usul Karakter
The Human Flying Fish pertama kali muncul dalam Adventure Comics #272 (1959). Nama aslinya adalah Braddock, seorang kriminal biasa yang memutuskan untuk menjadikan lautan sebagai ladang kejahatannya — meski ia sadar bahwa laut adalah wilayah kekuasaan Aquaman.
Untuk mengatasi kelemahannya sebagai manusia biasa, Braddock mendapat bantuan dari seorang ilmuwan jahat yang memodifikasi tubuhnya. Ia kemudian diberikan kostum khusus dengan sirip-sirip besar, pelampung tersembunyi, dan kemampuan berenang super cepat serta melompat jauh dari air ke udara, menyerupai ikan terbang — makhluk laut yang menjadi inspirasi namanya.
Penampilan dan Ciri Khas
Penampilan Human Flying Fish benar-benar mencolok:
-
Kostum warna terang dengan sayap tipis seperti sirip di punggung, tangan, dan kaki.
-
Topeng penutup wajah penuh, mirip kepala ikan dengan sirip atas.
-
Gaya bertarung yang bergantung pada kecepatan, kejar-kejaran, dan manuver dari air ke udara.
Desainnya mencerminkan gaya khas era Silver Age, di mana warna mencolok, ide nyentrik, dan nama karakter yang literal adalah hal umum.
Kekuatan dan Kemampuan
Human Flying Fish tidak memiliki kekuatan super bawaan, tapi ia mengandalkan teknologi dan modifikasi tubuh:
-
Berenang dengan kecepatan luar biasa, hampir setara dengan Aquaman.
-
Meluncur di udara dari dalam air, seperti ikan terbang sesungguhnya, memungkinkan dia menyerang dari sudut tak terduga.
-
Perlengkapan pernapasan air yang memungkinkan dia bertahan di dalam laut.
-
Senjata air ringan, meskipun jarang ditampilkan efektif.
Meski terdengar minim, kombinasi kemampuan ini cukup untuk menjadi gangguan bagi Aquaman, terutama dalam situasi tertentu di wilayah laut dangkal atau area penuh rintangan.
Pertarungan Melawan Aquaman
Sebagai penjahat khusus Aquaman, Human Flying Fish tidak memiliki ambisi global. Tujuannya sederhana: mencuri, menghindar, dan mengalahkan Aquaman hanya jika perlu. Ia lebih merupakan petualang kriminal daripada penjahat super.
Namun, dalam beberapa penampilannya, ia menunjukkan kecerdikan dan kelincahan yang cukup membuat Aquaman kerepotan — terutama karena dia bukan tipe lawan yang frontal. Ia menggunakan kecepatan dan jalur-jalur air tersembunyi untuk melarikan diri setelah mencuri harta karun, senjata bawah laut, atau menyerang kapal.
Kemunculan yang Jarang dan Status Obskur
Setelah beberapa kemunculan di era Silver Age, The Human Flying Fish perlahan menghilang dari radar DC Comics. Ia muncul sekali-sekali dalam cerita parodi atau kilas balik sebagai penjahat kelas bawah, dan kadang jadi bahan lelucon dalam dialog karakter lain.
Namun, ketidakhadirannya yang panjang bukan karena ia dibenci — justru karena ia terlalu absurd untuk ditangani secara serius, tetapi terlalu unik untuk dilupakan.
Dalam beberapa cerita modern, terutama di era Rebirth dan New 52, karakter seperti ini terkadang disebut kembali dalam konteks nostalgia atau saat cerita mencoba mengolok-olok era masa lalu DC.
Interpretasi Modern dan Potensi
Meskipun tidak populer, The Human Flying Fish punya potensi besar jika dirombak ulang dalam gaya yang lebih modern. Beberapa ide menarik untuk menghidupkannya kembali:
-
Eksperimen Genetik Gagal: Alih-alih hanya kostum, Braddock bisa digambarkan sebagai korban eksperimen genetika laut yang menyebabkan mutasi nyata — menjadi makhluk hibrida ikan-manusia.
-
Eco-Terrorist: Ia bisa dijadikan simbol anti-industri yang melindungi laut dari polusi dan penangkapan ikan ilegal, menjadikannya penjahat dengan niat baik tapi cara ekstrem.
-
Komedi Meta: Dalam gaya Harley Quinn atau Doom Patrol, ia bisa digunakan sebagai simbol humor yang menantang keseriusan dunia superhero.
-
Villain Rehabilitasi: Dalam tim seperti Suicide Squad, ia bisa menjadi “karakter aneh” yang justru menarik simpati karena masa lalunya yang memalukan tapi menyedihkan.
Simbol dari Era Silver Age
Tak bisa dimungkiri, The Human Flying Fish adalah simbol dari masa lalu DC yang penuh warna, keberanian kreatif, dan semangat eksplorasi tanpa batas. Saat ini, mungkin sulit membayangkan karakter seperti ini muncul di tengah cerita dark ala The Batman atau Justice League Dark, tapi justru itulah keunikan komik — keberanian untuk tidak selalu masuk akal.
Karakter seperti dia mengingatkan kita bahwa superhero bukan hanya tentang kekuatan besar, tapi juga tentang imajinasi, bahkan jika hasilnya terasa lucu.
Penutup
The Human Flying Fish mungkin bukan penjahat yang membuat dunia gemetar. Tapi ia adalah bukti bahwa tidak ada ide yang terlalu gila dalam dunia komik. Ia adalah bagian dari sejarah Aquaman, dan simbol keberanian kreator untuk mengeksplorasi konsep-konsep liar.
Dalam dunia yang makin serius, mungkin sudah waktunya untuk memberi panggung lagi kepada karakter-karakter aneh ini — tidak hanya untuk ditertawakan, tapi untuk ditafsirkan ulang sebagai lambang semangat eksperimental komik superhero sejati.

