Kekuatan Lebih dalam dari Sekadar Superhero
Peter Parker dikenal sebagai Spider-Man karena gigitan laba-laba radioaktif, tetapi selama beberapa dekade terakhir, Marvel memperkenalkan sisi yang lebih dalam dari kekuatan tersebut—yakni asal-usul totemik. Dalam narasi ini, Spider-Man adalah bagian dari sesuatu yang lebih besar: jaringan spiritual yang disebut Web of Life and Destiny, di mana setiap Spider-hero adalah bagian dari Spider-Totem.
Di dalam sistem totemik ini, terdapat berbagai entitas metafisik, dan salah satunya yang paling kelam dan penuh misteri adalah The Other.
Apa Itu The Other?
The Other adalah manifestasi primal dan brutal dari kekuatan laba-laba dalam mitologi Spider-Totem. Ia adalah perwujudan sisi liar, tidak terkendali, dan predator dari kekuatan Spider. Jika totem laba-laba memiliki sisi terang dan bijak seperti Madame Web atau Master Weaver, maka The Other adalah sisi gelap dan penuh kekerasan.
Entitas ini muncul pertama kali dalam storyline The Other: Evolve or Die (2005–2006), yang tersebar dalam beberapa judul Spider-Man: Amazing Spider-Man, Friendly Neighborhood Spider-Man, dan Marvel Knights Spider-Man.
Kisah “The Other: Evolve or Die”
Dalam kisah ini, Peter Parker mendapati dirinya sakit parah dan sekarat, tanpa sebab yang jelas. Saat ia mencoba mencari pengobatan medis maupun sihir, ia justru dihantui oleh mimpi-mimpi aneh dan penglihatan tentang kematian serta reinkarnasi laba-laba.
Tak lama kemudian, muncul karakter misterius bernama Trusk, yang sebenarnya adalah inang dari The Other. Peter akhirnya dibunuh oleh Morlun, sang pemburu Spider-Totem. Namun, saat tubuhnya berada di rumah sakit, sesuatu yang aneh terjadi—Peter bangkit kembali.
Ia sebenarnya tidak pernah mati secara total, melainkan masuk ke dalam kepompong dan menjalani proses reinkarnasi spiritual. Ia dibimbing oleh The Other, dan ketika bangun kembali, ia menjadi versi Spider-Man yang lebih kuat dan lebih menyeramkan.
Transformasi Fisik dan Mental Spider-Man
Setelah bersatu dengan The Other, Peter mengalami perubahan besar, baik fisik maupun mental:
-
Ia memperoleh penglihatan malam, cakar tajam seperti laba-laba, dan peningkatan refleks ekstrem.
-
Ia dapat berkomunikasi dengan serangga, dan bahkan membuat sarang jaring dari tubuhnya sendiri.
-
Yang paling mencolok adalah sikap Peter yang menjadi lebih agresif dan brutal, terutama terhadap musuh-musuhnya.
Ini menandai titik di mana Spider-Man tidak lagi hanya bertarung sebagai manusia dengan kekuatan laba-laba, tapi mulai terhubung langsung dengan sisi liar totemik.
Namun, Peter kemudian memilih untuk menolak dominasi The Other atas dirinya dan menyeimbangkan kekuatan itu dengan nilai moralnya sendiri.
The Other dan Multiverse
The Other bukan entitas yang hanya hadir di satu dunia. Dalam cerita Spider-Verse, ia muncul kembali sebagai bagian penting dari jaringan totemik. The Other, bersama dengan The Bride (Silk) dan The Scion (Benjy Parker, anak dari Peter Parker di Earth-982), adalah tiga totem utama dalam keseimbangan Web of Life and Destiny.
The Inheritors, ras vampir interdimensional, memburu The Other karena energi spiritualnya yang besar. Mereka tahu bahwa dengan menghancurkan atau mengendalikan The Other, mereka bisa menguasai Web.
Dalam beberapa versi semesta alternatif, The Other tidak terkendali dan benar-benar menguasai tubuh Spider-Man, menjadikannya makhluk buas tanpa kemanusiaan—menunjukkan betapa berbahayanya entitas ini jika dibiarkan bebas.
Reinkarnasi dan Inang Alternatif
The Other bukanlah eksklusif milik Peter Parker. Dalam beberapa semesta alternatif dan adaptasi, entitas ini memilih inang lain:
-
Kaine Parker, kloning dari Peter, sempat menjadi inang dari The Other dalam alur cerita Scarlet Spider. Ia berubah menjadi makhluk menyeramkan dengan bentuk laba-laba raksasa saat kehilangan kendali.
-
Dalam event Spider-Island, beberapa karakter mengalami manifestasi kekuatan totemik ekstrem yang diduga berasal dari pengaruh The Other.
-
Di Earth-616 sendiri, Peter beberapa kali "ditarik kembali" oleh The Other, meski ia berusaha terus menolak.
Ini menunjukkan bahwa The Other tidak terikat pada satu individu, melainkan pada energi totemik laba-laba yang ada dalam setiap calon Spider.
Simbolisme The Other: Kematian dan Kelahiran Ulang
The Other bukan sekadar makhluk jahat. Ia adalah representasi dari transformasi dan siklus hidup. Ia hadir untuk memaksa sang inang berkembang atau mati. Dalam hal ini, Peter Parker—dan siapa pun yang terpilih—harus menghadapi ketakutan terdalam mereka, mati dalam makna spiritual, dan bangkit sebagai makhluk yang lebih kuat.
Namun, pertanyaannya selalu: “Apakah kekuatan ini akan digunakan untuk kebaikan, atau dibiarkan menguasai?”
Kisah tentang The Other menjadi pengingat bahwa kekuatan tidak pernah netral. Ia harus dijinakkan, diarahkan, atau akan berubah menjadi bencana.
Peran The Other dalam Warisan Spider-Man
The Other berperan besar dalam mengembangkan kedalaman mitologi Spider-Man. Sebelumnya, Peter hanya dilihat sebagai superhero sains. Tetapi setelah alur The Other, Spider-Man menjadi bagian dari sistem spiritual dan multiversal.
The Other membuat Peter menghadapi dualitas dalam dirinya: antara akal dan naluri, antara manusia dan makhluk, antara pahlawan dan pemburu.
Ini juga memperluas potensi narasi bagi karakter-karakter lain yang memiliki hubungan dengan kekuatan laba-laba—dari Silk, Jessica Drew, hingga Miles Morales—bahwa mereka pun mungkin memiliki sisi gelap totemik yang belum terungkap.
The Other di Media Lain
Hingga saat ini, The Other belum pernah muncul secara langsung dalam adaptasi film atau animasi, namun beberapa elemen kisahnya telah diadaptasi secara tidak langsung:
-
Dalam Spider-Man: The Animated Series (1994), ada episode yang menyinggung tentang takdir totemik dan kekuatan spiritual laba-laba.
-
Dalam game seperti Spider-Man: Web of Shadows, Peter bisa bertransformasi menjadi versi yang lebih gelap dan agresif, menyerupai pengaruh The Other.
-
Dengan semakin berkembangnya Sony’s Spider-Verse, dan elemen multiverse yang diperkenalkan dalam Spider-Man: No Way Home dan Across the Spider-Verse, peluang untuk memperkenalkan The Other dalam bentuk live-action atau animasi kini terbuka lebar.
Kesimpulan: Bayangan Gelap di Balik Kekuatan Laba-Laba
The Other adalah wujud kelam dari kekuatan besar yang dimiliki oleh para Spider-Hero. Ia adalah ujian, ancaman, sekaligus katalis perubahan. Dalam dunia yang terikat pada jaring takdir, The Other hadir untuk menguji siapa yang layak dan siapa yang akan hancur.
Bagi Peter Parker, pengalaman dengan The Other bukan hanya soal kekuatan baru, tapi soal mengenali sisi tergelap dirinya dan memilih untuk tetap menjadi manusia yang berpegang pada tanggung jawab.
Dalam mitologi Spider-Totem, The Other akan selalu ada. Diam, menunggu, mengintai… Siap memanggil kembali mereka yang lupa bahwa kekuatan besar datang dengan harga yang juga besar.

