Dalam semesta utama Marvel, Steve Rogers adalah sosok yang dipilih untuk menjalani eksperimen supersoldier dan menjadi Captain America. Namun dalam realitas alternatif, ketika sejarah berubah hanya karena satu keputusan kecil, Peggy Carter-lah yang maju dan menjadi pahlawan Amerika.
Dari eksperimen gagal menjadi takdir baru, Captain Carter lahir sebagai lambang kekuatan perempuan dan sosok pemimpin yang tak kalah heroik dari Steve Rogers. Sosok ini pertama kali diperkenalkan secara populer dalam serial animasi What If...? dari Marvel Studios, dan dengan cepat menjadi varian favorit penggemar.
Latar Belakang dan Asal Usul
Captain Carter berasal dari semesta alternatif Earth-82111, yang pertama kali ditampilkan dalam What If...? Episode 1 (2021) di Disney+.
Ceritanya berawal dari perubahan satu keputusan:
Peggy Carter memilih untuk tetap berada di ruang eksperimen serum supersoldier.
Saat insiden sabotase terjadi, Steve Rogers terluka dan tidak bisa disuntik. Dengan waktu yang sempit, Peggy memutuskan untuk menggantikannya — dan hasilnya mengejutkan:
-
Ia menerima serum supersoldier, meningkatkan kekuatan dan refleksnya
-
Mengambil identitas Captain Carter
-
Menggunakan perisai bergambar Union Jack (bendera Inggris), bukan bintang AS
-
Memimpin pasukan Sekutu dalam Perang Dunia II
Perbedaan dari Captain America
Walaupun keduanya adalah pahlawan supersoldier, Captain Carter memiliki ciri khas yang membedakannya:
| Captain America (Steve Rogers) | Captain Carter (Peggy Carter) |
|---|---|
| Berlatar AS, simbol patriotik Amerika | Berlatar Inggris, simbol kerja sama global |
| Awalnya pria kurus dan lemah | Seorang agen intelijen terlatih |
| Fokus pada kekuatan moral dan strategi | Gabungan taktik militer dan diplomasi |
| Perisai bintang Amerika | Perisai Union Jack |
Peggy tetap mempertahankan keanggunan dan ketegasannya, menjadikannya karakter pahlawan yang tidak hanya kuat secara fisik, tapi juga karismatik.
Kekuatan dan Kemampuan
Sebagai hasil dari serum, Captain Carter memiliki kemampuan luar biasa:
-
Kekuatan manusia super: mampu mengangkat tank, meninju musuh hingga terlempar
-
Refleks cepat dan ketahanan tinggi
-
Ahli bela diri dan senjata jarak dekat
-
Pemimpin strategis: memimpin pasukan elit di berbagai front
-
Ahli diplomasi dan negosiasi, menyeimbangkan kekerasan dan kecerdikan
Perisainya digunakan tidak hanya untuk bertahan, tapi juga menyerang secara akrobatik — gaya bertarung yang sangat agresif dan elegan.
Kisah dan Petualangan
Dalam versi What If...?, Captain Carter:
-
Bertarung melawan pasukan Hydra bersama Howard Stark dan Steve Rogers dalam armor awal “Hydra Stomper”
-
Melawan makhluk interdimensional (Shuma-Gorath) yang dikendalikan Red Skull
-
Terjebak dalam dimensi lain saat portal terbuka — menghilang dari dunia selama 70 tahun
-
Kembali bergabung bersama multiverse Avengers dalam What If...? Season 1 & 2
Dalam Doctor Strange in the Multiverse of Madness (2022), versi live-action Captain Carter muncul sebagai anggota The Illuminati di Earth-838. Meski tewas oleh Scarlet Witch, ia memberikan kesan mendalam lewat kalimat ikonik:
“I could do this all day.”
Simbolisme dan Dampak Sosial
Captain Carter bukan hanya varian menarik, tapi juga simbol representasi perempuan dalam peran superhero utama:
-
Menginspirasi penggemar wanita sebagai karakter kuat, pintar, dan independen
-
Mengubah persepsi bahwa hanya pria yang bisa menjadi supersoldier
-
Meningkatkan inklusi dalam MCU dan dunia komik
-
Dipandang sebagai pahlawan yang berkarya, bukan sekadar pendamping pahlawan lain
Di tengah maraknya gerakan kesetaraan gender, Captain Carter adalah langkah progresif Marvel yang disambut baik.
Penerimaan Penggemar dan Popularitas
Captain Carter dengan cepat menjadi karakter favorit:
👍 Diterima dengan hangat dalam What If...?, disebut sebagai highlight utama
👍 Banyak muncul dalam fanart, cosplay, dan merchandise
👍 Marvel merilis komik khusus Captain Carter (2022), memperluas petualangannya
👍 Digambarkan oleh Hayley Atwell, yang memberikan penampilan solid dan berkarakter
Namun ada juga kritik:
👎 Kurangnya pengembangan karakter di versi live-action
👎 Masih tergolong minor dalam narasi MCU utama
Kemungkinan Masa Depan di MCU
Marvel membuka peluang besar bagi Captain Carter:
-
Kemungkinan muncul kembali di What If...? Season 3
-
Spekulasi spin-off live-action, baik serial maupun film
-
Bisa menjadi tokoh utama dalam Secret Wars atau multiversal battles
Dengan multiverse sebagai tema besar MCU, Captain Carter berpotensi menjadi pilar penting dalam konflik besar di masa depan.
Kesimpulan
Captain Carter membuktikan bahwa pahlawan bukan tentang siapa yang terpilih, tapi siapa yang siap bertindak ketika dibutuhkan. Dengan kekuatan, karisma, dan tekad, ia melampaui batasan gender dan waktu, menjadi sosok baru yang patut dihormati.
Sebagai varian Captain America, ia membawa semangat kepahlawanan ke era baru: lebih inklusif, lebih berani, dan tetap setia pada satu hal — berjuang demi yang benar.

